Surabaya, 2 Desember 2024 – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik
Indonesia (Kemenpora RI) bersama Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI)
resmi menggelar Kejuaraan Nasional Junior & Cadet Taekwondo Indonesia 2024.
Ajang prestisius ini berlangsung di Surabaya tanggal 4-6 Desember 2024 dan
menjadi salah satu program unggulan pemerintah dalam membangun fondasi
olahraga berkelanjutan di kalangan generasi muda.
Kejuaraan ini melibatkan partisipasi dari 32 provinsi dan sejumlah sekolah binaan
Kemenpora, termasuk Cibubur Youth Athlete Training Center (CYATC), Sentra
Latihan Olahragawan Muda Potensi Nasional (SLOMPN) Universitas Negeri
Surabaya (Unesa), serta SLOMPN Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Lebih
dari 400 atlet muda dari berbagai daerah hadir, membawa harapan besar untuk
mencetak prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Ajang untuk Pembinaan Atlet Muda
Kejuaraan Nasional Junior & Cadet Taekwondo ini dirancang tidak hanya sebagai
kompetisi, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk membina dan
mempersiapkan atlet muda Indonesia menuju panggung global. Melalui
pertandingan ini, diharapkan muncul talenta-talenta baru yang siap berlaga di
ajang internasional seperti Kejuaraan Dunia Cadet Taekwondo 2025 di Fujairah,
Uni Emirat Arab, dan Asian Youth Games 2025 di Tashkent, Uzbekistan.
Peran Penting Institusi Pendidikan dan PBTI
Ketua Umum PBTI, Letjen TNI Richard Tampubolon, menyampaikan bahwa
kejuaraan ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah, PBTI, dan institusi
pendidikan dalam menciptakan ekosistem olahraga yang kuat dan berkelanjutan.”Dengan dukungan pelatihan yang terstruktur dari lembaga seperti CYATC,
SLOMPN Unesa, dan SLOMPN UPI, kita bisa mempersiapkan atlet dengan kualitas
terbaik untuk bersaing di level internasional,” ujarnya.
Selain itu, peran aktif sekolah-sekolah olahraga yang menjadi bagian dari program
Kemenpora dinilai sangat penting. Mereka tidak hanya mencetak atlet, tetapi juga
membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berjiwa sportif.
Harapan Besar untuk Masa Depan
Kejuaraan ini juga mendapatkan sambutan positif dari para pelatih dan komunitas
Taekwondo di seluruh Indonesia. Para peserta yang berlaga di sini telah menjalani
seleksi ketat di tingkat daerah, sehingga ajang ini diharapkan menjadi salah satu
kompetisi paling kompetitif yang pernah diadakan di Indonesia.
Selain memberikan panggung bagi atlet muda untuk berprestasi, kejuaraan ini
juga diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan standar olahraga
Taekwondo di Indonesia, baik dalam hal teknis maupun manajerial.
Agenda dan Target Kejuaraan
Kompetisi ini berlangsung selama lima hari, mencakup kategori pertandingankyorugi. Para pemenang tidak hanya akan membawa pulang medali, tetapi juga
mendapatkan peluang lebih besar untuk bergabung dalam pelatnas dan
dipersiapkan menuju ajang internasional di tahun-tahun mendatang.
Dengan semangat yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, Kemenpora RI
dan PBTI berharap kejuaraan ini menjadi awal kebangkitan olahraga Taekwondo
di Indonesia. Kolaborasi yang erat antara pemerintah, PBTI, dan masyarakat akan
menjadi kunci utama dalam menciptakan atlet-atlet muda berprestasi yang
mampu mengharumkan nama bangsa.
media@taekwondo.or.id

